Home » Tips dan Trik, Tutorial » Memilih PSU a.k.a Power Supply Part 1

Memilih PSU atau power supply tidak terlepas dari hardware yang akan dibeli, PSU apapun yang dipakai sesuaikan dengan komposisi hardware yang dipakai.

pakai hdd apa?
pakai pross apa?
pakai GPU apa?
pakai Mainboard apa?

Sebelum lebih jauh lagi tidak salahnya kan kita mempelajari spesifikasi dari PSU itu sendiri, pepatah bilang “jangan membeli kucing dalam karung” . Apa saja yang ada dalam PSU ?

Komponen perangkat keras komputer memerlukan arus searah pada tegangan tertentu untuk beroperasi secara normal. Namun kekuatan yang keluar dari soket adalah tegangan tinggi arus bolak balik. Catu daya tegangan listrik ini membutuhkan AC tinggi, biasanya baik 100V – 120V atau 200- 220V dan mengkonversinya ke DC dengan tegangan rendah yang dipasok ke berbagai komponen hardware. Ada tiga tegangan utama pada unit power supply yaitu menyediakan voltase +5 VSB rel. lengkapnya adalah:

a. 12 volt
Power supply pada jaman sekarang sudah memberikan voltase ini. Hal ini karena GPU dan CPU, rata-rata dua konsumen terbesar di komputer mengunakan 12V.
b. 5 volt
5V digunakan untuk daya berbagai komponen perangkat keras seperti port USB, CD dan DVD drive, beberapa hard drive, dan floppy drive. 5V digunakan untuk menjadi faktor yang sangat penting dalam power supply tapi 12V sekarang jauh lebih penting.
c. 3,3 volt
3.3V digunakan untuk daya beberapa komponen yang lebih kecil pada komputer seperti chip logika/chipset. Biasanya dihasilkan dari turunan 5V, berarti nilai total kapasitas 3.3V jauh lebih tinggi daripada output aktual jika 5V itu digunakan.

Efisiensi
Efisiensi adalah rasio antara output yang berguna pada perangkat konversi energi dan input contoh.. sebuah komputer memakan daya 250w yang terserap dari tembok(pln) 300w.. jadi efisiensinya sekitar 83%.

Efisiensi akan terasa pada rekening tagihan listrik makin tinggi efisiensi..komputer kalian akan menyerap daya yang lebih kecil

Contoh:

PSU 400W A efisiensi pada daya 200W adalah 75%
PSU 400W B efisiensi pada daya 200W adalah 83%

efisiensi adalah berapa daya yang diambil dari tembok rumah kita (AC) untuk mengeluarkan jumlah output di PSU (DC). cara hitung efisiensi adalah jumlah daya yang dipake PSU dibagi dengan persentase efisiensi, mari kita hitung:

PSU A 200W/75% = 266W
PSU B 200W/83% = 240W

jadi kesimpulannya PSU B lebih hemat listrik, karena untuk output 200W daya listrik yang diambil dari rumah kita adalah 240W, dimana PSU A untuk output daya 200W membutuhkan 266W.

Jika ada pertanyaan/kritik/saran tentang artikel diatas silahkan dikomen, tapi saya tidak janji cepat balas, jika urgen bisa hub. 081517777767

No comments yet, be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Related with on Belajar Teknologi Informasi

cara install ulang windows xp cara mengecek merek kartu grafik dengan cmd cara disable fungsi F1 pada windows apa perbedaan aplikasi dengan apps belajar intenet cara menghilangkan registry padfa modem yang sudah di uninstall file video di tab tidak bisa diputar CARA MENGINSTAL APLIKASI DI KOMPUTER cara setting keyboard laptop asus BAGUS MANA DEEP FREZE DENGAN ANTI VIRUS cara mengatasi rekaman video yang corrupt

cara mengatur fungsi tombol fn di lenovo cara membuat akun droid vpn cara buka video yang tidak bisa dibuka buka media player classic engak keluar gambarnya ? cara instal photoshop di hp pavilion apa penyebab selalu minta instal codec pack format yang bisa diputar di tv langkah dasar belajar komputer cara mengubah wallpaper di windows 7 cara menggunakan droidvpn di android cari info harga komputer buat instal software hp

Related with on Belajar Teknologi Informasi

cara install ulang windows xp cara mengecek merek kartu grafik dengan cmd cara disable fungsi F1 pada windows apa perbedaan aplikasi dengan apps belajar intenet cara menghilangkan registry padfa modem yang sudah di uninstall file video di tab tidak bisa diputar CARA MENGINSTAL APLIKASI DI KOMPUTER cara setting keyboard laptop asus BAGUS MANA DEEP FREZE DENGAN ANTI VIRUS cara mengatasi rekaman video yang corrupt